SUMUR GUMULING KERATON PLERET
Bangunan ini berwujud sebuah sumur, yang oleh masyarakat sekitar dulunya disebut sebagai sumur-gumulingSumur Gemuling Pleret sebelum di pugar.
Saya ingat waktu kecil, puluhan tahun silam.
Saat melihat sumur Gemuling Kedhaton teman – teman bilang ” Nek njegur Kono njedule pantai Parangtritis.”artinya, kalau masuk ke sumur Gemuling Kedhaton nanti sampai pantai selatan atau Parangtritis.
Dan cerita itu tersebar entah darimana, nyatanya banyak penduduk sekitar juga percaya hal seperti itu.Aneh-aneh saja,tapi namanya juga anak kecil.
Yang pasti, anak-anak seumuran saya dulu takut untuk nyolong,(mencuri)tebu di sekitar sumur Gemuling itu.
Mending mencuri di daerah lain, bahkan untuk sekedar lewat di sekitarnya saja sambil mengucapkan kalimat-kalimat doa. Saking takutnya melihat sumur yang kelihatan sangat wingit dan angker.Seingat saya,berdoa sak muni- munine sambil lari kalau kebetulan lewat sumur tua tersebut. Muni itu istilah Jawa untuk bersuara atau bicara, atau sejenisnya.
Tapi kondisi sekarang sudah sangat berbeda, sumur yang dulu kelihatan angker sekarang sudah berubah, sudah menjadi museum yang megah dan sangat terawat dengan baik.
Ini salah satu sisa bangunan dari Keraton_Plered yang masih tersisa hingga saat ini, dan di yakini merupakan bagian dari keraton pleret.
Sumur GUMULING ini letaknya ada di komplek museum purbakala yang ada di Pleret. ada di halaman museum-sejarah-purbakala-pleret dan letaknya ada di pinggir jalan Raya persis.
Cerita Sejarah yang saya dapatkan, walaupun cerita ini katanya masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut, dikatakan bahwa dulunya sumur ini merupakan sumur yang dikeramatkan airnya.
Diperkirakan air dari sumur ini dulunya sewaktu keraton pleret masih berdiri digunakan untuk upacara JAMASAN PUSAKA KERATON, yaitu upacara pencucian segala macam jenis pusaka yang dimiliki oleh Keraton Pleret pada waktu itu.
Selain itu dulunya konon air dari sumur ini mempunyai khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit,
Dan kabarnya juga air dari sumur ini katanya dulu kadang kadang berubah menjadi asin seperti air laut, karena konon dulu dipercayai bahwa air sumur ini mempunyai semacam kekuatan spritual yang berasal atau berhubungan dengan Laut Selatan.
karena pada waktu itu bahkan sampai saat ini di lingkungan budaya Kesultanan_Mataram, ( keraton Jogja dan keraton Solo) , kepercayaan terhadap Laut Selatan masih dipercaya dan masih berlangsung sampai saat ini.pakah sumur gumuling ini dulunya memang sebuah sumur yang dikeramatkan….
wallahuaalllam…… hanya penelitian sejarah lah yang kelak akan bisa menjawabnya…
itulah informasi singkat tentang Jejak Sumur Gumuling Keraton Pleret, jika ada yang mau menambahkan dan mengoreksi saya persilhakan….Sumur Gemuling Pleret sekarang
Lokasi Museum Sejarah Purbakala Pleret.
Museum Sejarah Purbakala Pleret
https://maps.app.goo.gl/g9dtHxy4s71G1oR69Pinggir jalan raya pleret jejeran.


